19 Feb 2011

BAGAIMANA ENERGI DIHASILKAN TUBUH?

Anda mungkin berpikir bahwa energi dalam tubuh kita hanya digunakan pada saat bergerak, bekerja atau latihan fisik. Padahal energi digunakan tubuh sepanjang waktu, bahkan saat duduk santai atau tidur. Kemampuan mempertahankan suhu tubuh dan bernapas secara teratur membutuhkan energi yang cukup. Energi adalah dasar kehidupan. Tubuh kita juga membutuhkan energi untuk membangun jaringan baru, memperbaiki jaringan yang rusak dan membangun sel-sel yang baru. Sebuah gerakan mata yang sederhana juga membutuhkan energi.

Anda mendapatkan energi dari makanan yang anda makan. Sehingga kita sering mendengar bahwa anggapan yang sebenarnya salah bahwa makanan seolah-olah bahan bakar yang menjalankan sebuah mesin. Bahan bakar digunakan oleh mesin dan langsung menghasilkan energi. Sedangkan tubuh mempunyai perilaku yang sedikit berbeda. Tubuh mampu menyimpan energi dan melepaskannya pada saat dibutuhkan.

Tubuh kita menghasilkan energi dalam beberapa tahapan. Dan sumber makanan memainkan peranan penting dalam menghasilkan energi bagi tubuh. Beberapa makanan mengandung nutrisi penting berupa vitamin dan mineral yang mendukung proses transfer energi. Sumber makanan yang lain menghasilkan fitronutrien yang melindungi sel-sel tubuh anda dari energi yang tidak benar dan tidak seimbang yang menyebakan kerusakan sel dan jaringan. Sumber makanan yang lainnya membangun blok bangunan yang menjaga sel tetap sehat. Sel-sel dalam tubuh harus mempunyai cukup protein untuk yang berguna dalam proses transfer energi. Membran lipid yang kuat membantu berlangsungnya tranfer energi bisa berjalan baik.

Bagaimana tubuh kita menghasilkan energi dari makanan? Jenis makanan yang banyak menghasilkan energi adalah karbohidrat dan lemak. Kadang-kadang asam amino dari protein juga berperan tetapi hanya terjadi bila tubuh sudah mempunyai kandungan lemak dan karbohidrat yang cukup. Kita sering mendengar tubuh “membakar” makanan untuk menghasilkan energi. Proses ini memang memecah satu demi satu molekul dan melepas energinya selama proses tersebut. Karbohidrat dan lemak hancur dalam proses ini. Kemudain terjadi transfer energi. Dalam transfer energi dibutuhkan oksigen. Limbah dari proses tersebut adalah karbondioksida dan air.

Karbohidrat dan Indeks Glisemik
Mengetahui sumber makanan dengan indeks glisemik tinggi atau rendah berguna bagi kita untuk mengetahui cara memulihkan energi tubuh dengan cepat. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan dipecah menjadi glukosa, yakni gula sederhana, yang kemudian diserap dan cepat diangkut melalui aliran darah ke sel-sel Anda. Makanan yang dapat mendorong naiknya gula darah dengan cepat disebut makanan yang mempunyai indeks glisemik tinggi. Makanan ini mampu menghasilkan energi ledak secara cepat setelah dimakan. Namun energi ledak yang timbul sering turun dengan cepat. Makanan yang tinggi karbohidrat sederhana seperti gula mempunyai indeks glisemik yang tinggi. Sember makanan yang lain seperti minuman ringan, permen, pasta dan kue-kue yang terbuat dari olahan tepung dan jus buah manis jugamempunyai indeks glisemik yang tinggi. Masalah yang sering timbul adalah makanan jenis membawa kemerosotan energi setelah puncak ledakan energi. Sehingga tubuh menjadi seperti lemas. Makanan tipe seperti ini tidak cocok untuk penderita diabetes. Namun berguna sebagai pemulihan apabila anda kelelahan.

Makanan dengan indeks glisemik rendah adalah makanan yang menghasilkan energi dengan lambat. Mengakibatkan perubahan yang lebih kecil dalam kadar gula darah dan perasaan kehilangan enegi. Sehingga lebih lama menahan energi. Sumber makanan tersebut sepeti kacang-kacangan dan biji-bijian, sayuran berdaun hijau,  labu, mentimun, brokoli, kobis dan bawang.

Sumber Energi dari Lemak
Selain karbohidrat, sumber energi tubuh yang lain adalah lemak. Lemak mampu disimpan dalam tubuh untuk sumber energi yang dilepaskan saat dibutuhkan. Sehingga menjadi salah satu alasan mengapa tubuh kita menumpuk banyak lemak. Namun walaupun anda mempunyai cadangan lemak yang cukup biasanya kita kurang mempunyai cadangan asam lemak essensial seperti omega 3. Sumber omega 3 adalah ikan air dingin seperti salmon, cod, herring, sarden dan mackerel serta semua kacang-kacangan dan biji-bijian.


Serat dan Energi
Serat adalah bagian makanan yang paling banyak dicerna. Jadi serat mungkin mengkin berperan dalam mengecilkan pentingnya penciptaan dan pemeliharaan energi. Namun serat sebenarnya berfungsi untuk menciptakan energi yang ekonomis bagi tubuh.  Serat juga menyediakan bahan bakar bagi bakteri usus ramah, mendukung pencernaan sehat, metabilisme lemak yang sehat dan mengontrol kadar lipid dalam darah.
Lebih penting bagi proses pembentukan energi, serat berperan dalam memperlambat pemecahan dan pneyerapan gula dari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Sumber makanan berserat  termasuk kacang polong, biji-bijian, kacang-kacangan, akar sayuran, buah-buahan berserat dan sayuran berdaun hijau. Sehingga serat sangat penting bagi tubuh. Walaupun merupakan makanan dengan indeks glisemik rendah.
Demikian artikel ini salam makanan sehat….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar